Aman Mengikuti Tren Belanja Online

belanja online

Dunia mode selalu berubah, walaupun berulang kembali, selalu ada inovasi kreasi yang terbarukan. Seperti mode tahun ’60-an yang kembali menjadi tren pada 1990-an hingga 2000-an, ada segi-segi penciptaan ulang yang diperbarui. Dari bahan, motif, hingga model busananya, produk modenya
tidak sama persis dengan tren 1960. Selalu ada inovasi yang lain daripada yang dulu. Tidak hanya produknya, inovasi canggih juga dapat dipraktikkan dan diaplikasikan pada cara pemasaran dan penjualannya. Inovasi pada bidang pemasaran dan penjualan ini apa lagi kalau bukan berkat teknologi maju. Pemasaran dan penjualan yang konvensional kini menghadapi sistem digital melalui jalur dunia siber. Tidak bisa membandingkan keduanya, karena yang konvensional maupun yang digital memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing.


Kelebihan Belanja Online

Berbelanja secara online memberikan berbagai keuntungan unik yang tidak bisa ditawarkan oleh berbelanja secara konvensional. Berikut beberapa di antara keuntungan belanja online bagi para netizen. 1. Praktis. Tidak bisa ditampik bahwa sistem digital melalui pemasaran dan penjualan lewat dunia maya, unggul dalam hal kepraktisan. Tinggal melihat-lihat produk jualan yang ditayangkan di suatu situs perusahaan, situs belanja, situs jejaring sosial, dan sebagainya, pembeli bisa memilih dengan bebas dari mana pun dan kapan pun. Lebih-lebih, banyak toko online yang tidak terbatas waktu bukanya, bisa dikatakan 24 jam sehari selama 7 hari sepekan. 2. Hemat. Bukan hanya menghemat biaya, melainkan juga hemat waktu dan tenaga. Biaya yang dikeluarkan biasanya berhubungan dengan transportasi. Pembeli baju online tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk naik kendaraan umum ataupun untuk membeli BBM buat kendaraan pribadinya demi menuju lokasi penjualan. Selain itu, pembeli tidak perlu susah payah meluangkan waktu khusus untuk bertandang ke toko konvendional, apalagi bila lokasinya jauh dari tempat pembeli berada, tentu akan buang-buang tenaga.


Kekurangan Belanja Online

kekurangan berbelanja secara online, misalnya, pembeli yang terbiasa untuk memegangi, memandangi, dan mencoba produk secara langsung mungkin akan merasa bahwa pembelian secara online laksana membeli kucing dalam karung. Belum lagi bila ada kekhawatiran akan ditipu oleh penjual atau khawatir ternyata toko online-nya adalah toko abal-abal.


Jangan Tertipu

Nah, agar bisa berbelanja secara online dengan aman dan tidak terbentur oleh fakta ada banyak penipuan yang terjadi di ruang siber, berikut kiat yang bisa dicermati dan dilakukan.
1. Rekomendasi. Toko online biasanya memasarkan barang dagangannya berdasarkan asas kepercayaan. Bagi mereka, kepercayaan dari pelanggan adalah yang nomor satu. Sehingga, para penjual daring ‘dalam jaringan’, benar-benar memprioritaskan layanan pelanggan yang prima dan akan berusaha untuk tidak mengecewakan pembeli. Bila salah perhitungan sedikit saja dan barang terlambat sampai ke tangan pembeli, ada risiko mereka diasumsikan sebagai penipu. Karenanya, toko online yang sudah tersohor kualitasnya pada umumnya memang dapat dijamin mutunya. Khususnya, penjual yang mendapat testimoni positif, tentu akan direkomendasikan oleh banyak netizen.
2. Jangan mudah tergiur. Promosi yang terlalu gencar dilakukan dengan program yang fantastis perlu diwaspadai, karena bagaimanapun, penjual tentu akan mencari laba. Sebab, mereka bukanlah organisasi sosial.
3. Selalu Cek dan Ricek. Pastikan dan verifikasikan bahwa produk yang dipilih benar-benar sesuai dengan yang ingin dibeli. Pada saat melakukan proses pembayaran pastikan telah mentransfer uang ke nomor rekening yang benar. Dari banyak toko online yang berkompetisi, selalu ada tempat belanja online yang menonjol. Dari tempat inilah, netizen bisa menaruh kepercayaan. Terutama dengan slogan harga memang murah meriah, tapi jelas produk-produk dan layanannya tidak murahan, dengan busana yang sedang tren.

Top