Grosir Baju Metro Tanah Abang PGMTA


February 10, 2016 Facebook Twitter LinkedIn Google+ Artikel Baju


Sejarah Pusat Grosir Baju Metro Tanah Abang ( PGMTA )

 

grosir tanah abangSalah satu pusat grosir baju terbesar di asia tenggara terletak di jakarta pusat yang bernama Pusat grosir metro tanah abang atau sering di sebut PGMTA, sejak jaman Jepang daerah Tanah Abang sudah menjadi Pasar Tanah Abang yang disebut juga Pasar Sabtu dibangun oleh Yustinus Vinck tepat tanggal 30 Agustus 1735. Yustinus Vinck beliau membangun atau mendirikan Pasar Tanah Abang Pasar dengan persetujuan dari Pak Gubernur Jend Abraham Patramini. Pak Gubernur memberikan ijin untuk Pasar Tanah Abang adalah untuk berjualan Baju dan tekstil dan juga barang kelontongan. Pasar grosir tanah abang tadi nya hanya buka hari Sabtu, dulu pasar Tanah Abang juga di sebut pasar Sabtu karena buka nya hanya hari sabtu saja. Pasar Tanah Abang PGMTA bisa  menyaingi Pasar Senen (Welter Vreden) yang terlebih dahulu terkenal dijaman itu.

 

Pusat Grosir Metro Tanah Abang dari masa ke masa

 

baju tanah abangKejadian Chineezenmoord pada tahun 1740 adalah peristiwa pembunuhan semua orang-orang keturuna China yang ada di daerah Jakarta dan seluruh kota di Indonesia, penjarahan dan merusak semua harta benda milik etnis keturunan China, begitu juga Pasar Tanah Abang juga terkena dampak dihancurkan dan dibakar. Pasar Tanah Abang dibuka kembali Tahun 1881, Pasar Tanah Abang kembali dibangun setelah dibangun Pusat Grosir Tanah abang buka setiap hari Rabu dan Sabtu jadi buka seminggu 2kali,Bangunan Pasar pada mulanya sangat sederhana ,Pada awal nya bangunan Pasar Tanah Abang hanya terbuat dari papan dinding bambu dan juga atap bahan rumbia terdiri dari 229 papan dan 139 petak bambu, sampai abad 19 Pasar Tanah Abang terus mengalami perubahan pebangunan sampai dengan ujung abad 19 bangunan pasar Tanah Abang mulai dibangun dengan bahan semen dengan pondasi yang keras dan kuat. Pasar Tanah Abang kembali direnovasi dan pada 1913 Pada tahun 1926 Pasar Tanah Abang kembali di bangun oleh pemerintah batavia dengan Los los toko yang memanjang dengan tembok semen dan atap yang sudah bagus bahan tanah liat dan juga ada kantornya yang berada tepat di atas bangunan pasar agak sedikit menyerupai kandang burung.lapangan parkir di depan pasar pemandangan nya adalah kuda-kuda delman yang terparkir dihalaman dan juga banyak gerobak terparkir. Dan juga terdapat Got dengan air mengalir didepan pasar Tanah Abang, diujung jalan juga ada toko yang menjual makanan kuda atau dedak. Tidal jauh dati situjuga terdapat sebuah gang yang disebut oleh orang tanah abang setempat dengan Gang Madat, tempat lokalisasi para pemadat. Yang ada pada jaman Jepang, pasar ini mati fan tidak berjalan semestinya,para gelandangan berkumpul ditempat ini.

 

Pusat Grosir Pasar Metro Tanah Abang Dimasa Sekarang

 

grosir baju tanah abangSetelah pemerintah membangun Stasiun Tanah Abang Pasar Tanah Abang semakin Ramai dan semakin maju.Langsung berdiri Masjid Al Makmur dan juga Klenteng Hok Tek Tjen Sien yang dibangun bersamaan dan usia nya sama dengan Pasar Tanah Abang. Pada tahun 1973, Pasar Tanah Abang direvitalisasi di renovasi sehingga menjadi 4 gedung berlantai empat, Pasar Tanah Abang beberapa kali mengalami kebakaran kebakaran awal terjadi 30 Desember 1978,lantai tiga Tanah Abang Blok A dan yang selanjutnya kebakaran 13 Agustus 1979 terjadi di Tanah Abang Blok B. Pusat Grosir Tanah Abang Pada tahun 1975 terdapat 4.351 kios dengan 3.016 pedagang.

 

Sekarang Pasar Tanah Abang sudah menjadi pusat grosir baju terbesar di Asia Tenggara dengan dibangun banyak Blok gedung dari blok A Blok B Blok C sampai dengan Blok F dan Blok G. Dan yang paling ramai adalah PGMTA atau Pusat Grosir Metro Tanah Abang Disini menjual baju secara Grosir khusus untuk para pembeli yang berasal dari luar daerah Jakarta yang mempunya Toko sendiri atau dewasa ini yang sedang trend adalah Berjualan Online.

 

Grosir Baju Tanah Abang    Baju Tanah Abang    Toko Baju Cleos

 

Comments